Selalu saja ku temukan bagaimana terangi jalanku,
menyelamatkan hidupku dengan kemampuan membaca rahasia di tiap gelagat.
Aku tahu cara bagaimana tak terluka.
Ku pahami, kapan ku harus menjadi malaikat untuk ragaku.
Dan ku selamatkan diri ku.
Kemudian ku menghilang, dan terlahir kembali saat ku ingin.
Menafikan semua yang meracuni paham atas keyakinanku.
Betapa berharganya aku atas diriku.
Dan diriku berbicara atas aku.
Dan kemudian ku menghilang.
Ego ku tak membebaniku.
Tak munafik aku lepaskan apapun demi aku.
Jikalau ku ingin, aku inginkan apa yg ku mustahilkan.
Kemustahilan.
Dan aku selalu saja punya cara sembuhkan hatiku, atas luka apapun. Jikalau ku menghilang, itu bukan keajaiban atas kuasaku.
Tapi diriku tlah meminta.
Naluri.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sunday, January 23, 2011
S.I.C.K
Tuhan, jika aku salah menjadikan intuisi sebagai tongkat hidup ku, maka, biarlah ku hidup tanpa perlu mereka reka,
dan biarkan juga ku hidup tanpa perlu lihat kesuraman.
Karena aku pun tlah merasa membelah jiwa ku pada keraguan yang juga tak ku pahami.
Karena aku pun tlah merasa merangkul sesak yg tidak semestinya.
Ku bertahan kini, meski tak miliki janji untuk berdamai dengan yang tidak sepantasnya.
Lalu, kiranya ini telah cukup jatah bagiku, maka ku rasa ini telah berujung.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
dan biarkan juga ku hidup tanpa perlu lihat kesuraman.
Karena aku pun tlah merasa membelah jiwa ku pada keraguan yang juga tak ku pahami.
Karena aku pun tlah merasa merangkul sesak yg tidak semestinya.
Ku bertahan kini, meski tak miliki janji untuk berdamai dengan yang tidak sepantasnya.
Lalu, kiranya ini telah cukup jatah bagiku, maka ku rasa ini telah berujung.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Saturday, January 22, 2011
#NoMention
Hanya diam, meski kerap terkesan klise
Tapi perlahan ku biarkan rasa ini bermain
Di dalam tiap rangkai kata saat aku dan kamu ada
Aku tak pentingkan kau pahami tiap kataku
Aku pun tak paksakan kau larut dalam tiap candaku
Ku hanya ingin ruang agar nyaman hati dan pikiranku saat bercumbu dengan caraku
Aku yakin jika kau pun meragu menyerap tanda itu, mengerti kah kamu
Karena yang ku ucapkan pun kerap menyentuh hati dan pikiranmu
Namun, jika kau pikir itu kosong
Maka ku pahami kekeliruanku
Aku tak ingin ini nyata
Aku tak ingin harap terwujud
Biar kemudian hati ini bermain dengan caraku
Biar pula ku kagumi kamu dengan caraku
Jika kau pikir, ku mampu bertahan
Maka ku jawab tidak
Entah, ku tak lagi dapat temukan jalan lain untuk sentuh hatimu
Atau mungkin, hati mu telah tersentuh?
Jika cinta butuh kata, mungkin ku pilih tak ingin ungkapkan cinta itu
Meski ku ingin kamu sungguh
Galau karenamu #NoMention
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tapi perlahan ku biarkan rasa ini bermain
Di dalam tiap rangkai kata saat aku dan kamu ada
Aku tak pentingkan kau pahami tiap kataku
Aku pun tak paksakan kau larut dalam tiap candaku
Ku hanya ingin ruang agar nyaman hati dan pikiranku saat bercumbu dengan caraku
Aku yakin jika kau pun meragu menyerap tanda itu, mengerti kah kamu
Karena yang ku ucapkan pun kerap menyentuh hati dan pikiranmu
Namun, jika kau pikir itu kosong
Maka ku pahami kekeliruanku
Aku tak ingin ini nyata
Aku tak ingin harap terwujud
Biar kemudian hati ini bermain dengan caraku
Biar pula ku kagumi kamu dengan caraku
Jika kau pikir, ku mampu bertahan
Maka ku jawab tidak
Entah, ku tak lagi dapat temukan jalan lain untuk sentuh hatimu
Atau mungkin, hati mu telah tersentuh?
Jika cinta butuh kata, mungkin ku pilih tak ingin ungkapkan cinta itu
Meski ku ingin kamu sungguh
Galau karenamu #NoMention
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Subscribe to:
Posts (Atom)
Powered by Blogger.
