Monday, May 16, 2011

#Solotraveller 1st day: 5 hours in Singapore - Destiny

27/04/11 Kurang lebih sepuluh menit, kasak kusuk mencari jalan keluar, akhirnya ku temukan, tangga ke atas yang benar-benar jelas mengantarku menghirup udara bebas. Lebay? Terserah lah, menganggapnya seperti apa, yang jelas, amat sangat tidak nyaman, berada di ruangan yang baru kita tahu, dan kemudian sukses tersesat.
Turun di Stasiun MRT Bugis, berarti berada di Bugis Junction dan terdapat jalur langsung ke pusat belanja. Yup yup yup, aku telah menyadarinya. Peta memang memberikan penjelasan yang sungguh teramat jelas. Namun tetap saja saat berada di medan sesungguhnya, gagap. Telat berpikir untuk membekali diri dengan kompas. Yes, kompas. Next trip, kompas adalah hal yang paling penting, dibandingkan ganti celana dalam tiap hari.

Saturday, May 14, 2011

#Solotraveller 1st day: 5 hours in Singapore - Lost

27/04/11, Dan pukul 13:40 Tiger Airways yang aku tumpangi mendarat di bajet terminal Changi Airport. Saat itu pula, aku mulai peranku sebagai #solotraveller untuk pertama kalinya ke luar negeri.
Dua bulan waktu yang aku perlukan untuk persiapan perjalanan ini. Mulai dari pembelian tiket pesawat, rute perjalanan, pesan kamar, hingga membaca sejumlah catatan perjalanan teman-teman yang pernah melintas di sepanjang rute yang aku buat, yaitu Singapura - Johor Bahru - Melaka - Kuala Lumpur - Penang - Jakarta.
Dengan rute pesisir selat Melaka itu, rasanya tidak maksimal jika hanya ditempuh dalam 4 hari saja. Dengan alasan itu, plus tantangan dari teman, aku pun memutuskan untuk lanjut ke Penang (Melaka tujuan akhir semula). Total 6 hari.

Sunday, May 08, 2011

Dear you

Berusaha mengingat kita pernah kenalan dan berjabat tangan adalah hal terberat yang pernah ku lakukan. Yang terucap kini adalah karena tidak ada kesan kala itu. Bahkan jika kemudian membaca namamu, aku pun tak sanggup mengingat rawut wajahmu.
Dan jika setelah itu, kita seperti telah lama kenal, rasanya itu kemudian menjadi keajaiban. Hal apa yang membuat semua ini menjadi mudah untuk kita. Tanpa sekat, batas, seolah ada kenangan lama yang muncul kembali. Tapi itu bukan dari sisiku, dan tak ku yakin kamu pun punya itu. Lantas apa?
Powered by Blogger.