Monday, January 05, 2009

bedtime stories

Kalau memang bahagia yang harus aku raih dari bawah lagi harus dengan cara seperti ini, maka aku lebih memilih ini
Memilih ini meski tidak menyenangkan dan menyesakkan
Aku hanya bisa mengenang sebuah keindahan waktu yang pernah ku jalani dengan mu
Senyummu, wajah masam mu, dan dingin tatkala kelam menyelimuti aura wajahmu
Entah kenapa aku bisa baca garis wajah duka yang tiap kali menyelimutimu
Bahkan berat suaramu ku yakin ada yang membuatmu galau
Berat bebanmu seakan ku ingin bantu untuk ringankan, meski ku tak tahu mampu kah aku
Kala malam bergelayut pun
Kala mata berat untuk terbuka
Kala lelah telah begitu terbebani sekalipun
Masih ingat tatkala mengamati gelisah mu tatkala dirimu menyimpan getir dalam senyummu
Sudahlah, kamu masih begitu indah untuk dikenang, sayang

Sunday, January 04, 2009

die

Biar ku sembuhkan diri dan bangkit atas keterpurukan aku
dan tidak mudah
Biar ku pergi dan menghilangkan luka
meski ku tak bisa
aku jatuh dalam dilema
dan aku sudah tidak temukan aku lagi
asa yang tiada dari hela nafas yang tercekik
terbaring
dan menerawang
gelap
dan menangis
jatuh
rapuh
tawa hanya semu yang tertinggal di belakang
kosong
dan ku ingin nikmati itu semua seorang diri
tanpa siapapun
hanya aku

Friday, January 02, 2009

Noir

Mestinya ku tahu dan menyadari dengan semu yang kumiliki,
Mestinya sudah ku ketahui juga jika jelagah ini begitu kelam menuntunku
Beragam warna yang ada di depanku sebenarnya hanya kamuflase dari jelaga itu
Hitam, tidak lain
Dan bukankah, seindah apapun warna itu, akan hitam juga akhirnya
Hitam yang kudapat, tidak lain
Dan dalam kelam pun pada akhirnya aku harus berjalan
Sendiri
Dan aku tak bisa
Mestinya sudah ku ketahui itu sejak dulu
Dan ketika ku bertemu satu persinggahan, akankah mudah bagiku menelusuri
Sengaja memenjarakan diri
Meski ku tahu ku mampu terbang jika ku mau
Pergi
Jauh
Mencari jalan yang tidak berujung dan bebas
Terbang, namun jatuh karena kerapuhanku juga
Powered by Blogger.